Pembangunan Jembatan Garuda: Sinergi TNI dan Masyarakat di Sukamara
Pembangunan Jembatan Garuda di Sukamara, wilayah Kodim 1014/Pbn, menunjukkan contoh nyata kerja sama yang erat antara TNI dan masyarakat. Proses pembangunan yang menghubungkan Desa Petarikan dan Desa Jihing ini dimulai dengan kegiatan gotong royong, di mana anggota TNI dan warga bersama-sama menyiapkan material seperti pasir. Kegiatan ini bukan hanya sekadar rutinitas, melainkan merupakan simbol nyata sinergi dalam meningkatkan infrastruktur pedesaan.
Kapten Czi M. Yunus, Pasi Ter Kodim 1014/Pbn, menjelaskan bahwa keberhasilan proyek ini sangat bergantung pada kerja keras dan kebersamaan. Dalam pandangannya, semangat kolektif adalah kunci untuk menyelesaikan setiap tahapan pembangunan. Ia percaya bahwa dengan tekad yang sama, semua proses dapat dilalui dengan baik, sehingga akhirnya aksesibilitas bagi masyarakat dapat dioptimalkan.
Keterlibatan masyarakat dalam setiap langkah pembangunan merupakan faktor penting yang tidak bisa diabaikan. Selain mempercepat proyek, hal ini juga menciptakan kedekatan antara TNI dan rakyat, suatu bentuk kemanunggalan yang sangat dibutuhkan. Dengan adanya jembatan ini, diharapkan hambatan akses yang selama ini dihadapi warga dapat teratasi, membuka jalan bagi lancarnya mobilitas serta berkontribusi pada peningkatan aktivitas ekonomi di sekitar.
