Paparan kegiatan TMMD ke-128
TNI

Pelaksanaan TMMD ke-128 Menjadi Fokus Utama Danrem 044/Gapo

Palembang – Pada hari Senin (13/4/2026), Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Khabib Mahfud mendengar paparan dari Kodim 0402/OKI dan Kodim 0405/Lahat mengenai rencana pelaksanaan TMMD ke-128 di Aula Makorem 044/Gapo, Jl. Jenderal Sudirman Km. 4, Kota Palembang.

Kasdim 0402/OKI mengungkapkan bahwa lokasi TMMD ke-128 akan diadakan di Desa Pematang Sukatani, Kecamatan Mesuji, Kabupaten OKI, dengan sasaran utama pembukaan jalan sepanjang 6 kilometer dan lebar 8 meter. Selain itu, terdapat sasaran tambahan yang meliputi rehabilitasi RTLH, pembangunan MCK, dan penyiapan lahan untuk ketahanan pangan dengan penanaman 200 pohon.

Sementara itu, Kodim 0405/Lahat melaporkan kegiatan TMMD yang berada di Desa Lubuk Tampang, Kecamatan Kikim Timur, Kabupaten Lahat dengan pembukaan jalan 2 kilometer lebar 6 meter. Rencana kegiatan lainnya termasuk pembuatan plat duiker, poskamling, rehabilitasi sekolah, serta penanaman 500 batang pohon untuk membersihkan lingkungan.

Kedua Kodim siap melaksanakan penyuluhan bagi masyarakat di bidang non-fisik, yang meliputi bidang bela negara, kesehatan, hukum, pertanian, dan peternakan, guna meningkatkan kualitas SDM masyarakat.

Brigjen TNI Khabib Mahfud dalam arahannya menekankan agar TMMD harus tepat sasaran dan memberikan dampak bagi masyarakat. Dia meminta agar Dansatgas benar-benar berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat setempat.

Danrem juga mengharapkan agar semua sasaran fisik dapat diselesaikan dengan kualitas baik dan tepat waktu, sementara sasaran non-fisik diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat. Faktor keamanan, keselamatan, dan administrasi menjadi hal yang tak kalah penting selama pelaksanaan.

“TMMD harus menjadi nyata bagi masyarakat. Laksanakan semua kegiatan dengan penuh tanggung jawab sehingga masyarakat merasakan manfaat dengan berkelanjutan,” tegas Danrem.

Paparan ini merupakan bagian dari langkah awal dalam perencanaan agar pelaksanaan TMMD ke-128 berjalan dengan baik dan optimal.