Monitoring Sembako di Pasar Baranti oleh Koramil 07
SIDRAP – Anggota Koramil 07/Baranti, Serka Anwar, melaksanakan kegiatan pengecekan dan monitoring harga serta stok sembako di Pasar Baranti, Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidrap, pada Kamis (28/05/2026). Kegiatan ini merupakan upaya rutin demi memastikan bahwa harga barang kebutuhan masyarakat tetap terjaga dan stabil di pasar.
Dalam pengawasan tersebut, Serka Anwar berhasrat untuk berkeliling ke beberapa lapak pedagang untuk mengecek langsung ketersediaan barang dan mencatat harga jual yang terbaru. Dari hasil pemantauan, terlihat bahwa semua bahan pokok tersedia dalam jumlah memadai dan harga yang dikenakan oleh pedagang masih wajar tanpa adanya kenaikan yang merugikan konsumen.
Berikut ini adalah daftar harga sembako yang tercatat saat dilakukan pemeriksaan:
– Beras Premium: Rp15.000/kg | Beras Kepala: Rp15.000/kg | Beras Biasa: Rp10.000/kg | Beras Ketan Hitam: Rp27.000/liter | Beras Ketan Putih: Rp23.000/liter
– Ayam Potong: Rp60.000/ekor | Ayam Ras/Broiler: Rp30.000/ekor | Ayam Kampung: Rp70.000/ekor
– Ikan Bandeng: Rp10.000/ekor | Ikan Layang: Rp7.000/ekor | Ikan Cakalang: Rp7.000/ekor | Ikan Teri Kering: Rp17.000/liter
– Telur Ayam Ras: Rp40.000/rak | Telur Ayam Kampung: Rp60.000/rak | Telur Bebek: Rp50.000/rak | Telur Bebek Asin: Rp75.000/rak
– Minyak Bimoli: Rp24.000/liter | Minyakita: Rp23.000/liter | Minyak Sedap: Rp23.000/liter | Minyak Sania: Rp23.000/liter
– Cabai Rawit: Rp45.000/kg | Cabai Merah Besar: Rp35.000/kg | Tomat: Rp17.000/kg | Bawang Putih: Rp40.000/kg | Bawang Merah: Rp40.000/kg
– Gula Pasir: Rp18.000/kg | Gula Merah: Rp30.000/kg | Kedelai: Rp10.000/kg | Daging Sapi: Rp140.000/kg
Serka Anwar menegaskan bahwa kegiatan pemantauan ini adalah bagian dari pengawasan untuk memastikan kestabilan harga dan ketersediaan barang. “Kami akan memastikan tidak ada permainan harga ataupun kelangkaan barang di pasar. Sekarang ini, harga masih stabil dan stock aman, sehingga masyarakat tidak perlu ragu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” terangnya.
Ia juga meminta kepada para pedagang untuk selalu menjaga ketersediaan barang serta menetapkan harga yang adil dan terbuka. Hal ini dimaksudkan untuk menjaga kondusivitas ekonomi serta menciptakan rasa aman saat berbelanja di Pasar Baranti.
