Mayoritas Populasi Umat Muslim, Babinsa Koramil 04/Meureubo Ajak Warga Binaan Menjaga Toleransi Jelang Kenaikan Isa Al – Masih
Aceh Barat – Guna menyambung tali silaturahmi sekaligus mengajak warga masyarakat untuk menjaga kerukunan dan menciptakan semangat toleransi antar umat beragama utamanya jelang peringatan Kenaikan Isa Al – Masih 2025, Babinsa Koramil 04/Mrb Kodim 0105/Abar Serda Dadang Fariza getol melaksanakan Komsos di wilayah binaan tepatnya di Desa Peunaga Rayeuk Kecamatan Meureubo, Minggu (11/5/2025)
Wadah Komsos merupakan momen silaturahmi yang dapat mempererat jalinan kekeluargaan, keharmonisan serta bisa juga meningkatkan soliditas persatuan dan kesatuan. Layaknya yang dilakukan oleh Serda Dadang Fariza, menjelang peringatan Kenaikan Isa Al – Masih 2025, dirinya mengajak masyarakat untuk saling hormat – menghormati antar sesama.
“Populasi masyarakat di Aceh Barat mayoritas umat muslim dan termasuk dalam kategori heterogen, yakni berasal dari latar belakang, budaya, daerah dan agama yang berbeda – beda. Maka dari itu, kami mengajak masyarakat untuk saling menjaga kerukunan dan menghargai satu sama lainnya”, imbau Babinsa
Dandim 0105/Abar Letkol Inf Hendra Mirza, S.E., M.Si., melalui Danramil 04/Mrb Kapten Inf Andika Trio Utama, S.H., menimpali dengan mengatakan bahwa pembinaan teritorial merupakan ajang penguatan Kemanunggalan TNI dengan Rakyat serta menciptakan hubungan kekeluargaan dan menjunjung tinggi nilai – nilai toleransi beragama, layaknya momentum Kenaikan Isa – Al – Masih.
“Bersilaturahmi atau Komsos yang gencar dilakukan oleh Babinsa adalah untuk membangun interaksi dalam mewujudkan persatuan dan kesatuan ditengah masyarakat. Selain itu, ajang ini juga bermanfaat untuk memonitoring situasi kondisi di wilayah agar tetap kondusif dalam setiap perayaan keagamaan. Dengan demikian, maka semua itu akan bermuara pada keamanan, ketentraman dan kedamaian antar warga masyarakat. Termasuk dalam mengedepankan sifat toleransi untuk menyongsong peringatan Kenaikan Isa Al – Masih yang tinggal hitungan hari”, pungkas Danramil
