Kemanunggalan TNI dan Rakyat Terwujud Lewat Tugu TMMD di Konawe Utara
KONAWE UTARA – Anggota Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1430/Konawe Utara menggelorakan semangat kebersamaan dengan masyarakat Desa Amolame di Kecamatan Andowia. Walaupun menghadapi kondisi medan yang berlumpur akibat cuaca hujan, prajurit TNI tetap berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan tugu TMMD yang dipersiapkan sebagai simbol pengabdian program tersebut. Tanggal 12 Mei 2026 menjadi tanggal penting bagi mereka.
Terlihat aksi gotong royong antara personel Satgas TMMD dan masyarakat dalam proses pemasangan dan plesteran tugu yang dilakukan dengan penuh semangat. Kehadiran tugu ini memiliki arti penting tidak hanya sebagai penanda, tetapi juga lambang kuatnya sinergi antara TNI dan masyarakat dalam membangun desa.
Dansatgas TMMD Ke-128, Letkol Kav Kuswara, S.I.P., M.I.P., menekankan bahwa pembangunan tugu adalah bagian dari sejarah penyelenggaraan program TMMD diharapkan dapat diingat oleh masyarakat. “Kami ingin menjadikan tugu ini sebagai pengingat akan semangat kerjasama antara TNI dan rakyat,” jelasnya.
Kepala Desa Amolame, Sudarmono, mengutarakan rasa syukur dan bangganya terhadap usaha tanpa henti personel Satgas TMMD yang telah berkontribusi banyak bagi pembangunan masyarakatnya. “Kami sangat berterima kasih kepada Satgas TMMD Kodim 1430/Konawe Utara. Kehadiran TNI sungguh memberikan angin segar bagi penduduk desa kami,” tuturnya.
Di tengah semangat dan dukungan bersama, tugu TMMD diharapkan dapat segera diselesaikan dan menjadi simbol kesatuan serta bukti tekad TNI dalam pengabdian kepada rakyat.
