Kebersamaan TNI dan Warga: Dukungan di Panen Desa Tlemang
Lamongan, – Tempat yang awalnya tenang berubah menjadi penuh kebersamaan di area sawah Desa Tlemang. Suara mesin perontok padi dan tiupan angin sejuk menyatu menciptakan suasana yang akrab di hari itu, saat pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0812 Lamongan. Alih-alih bersantai, para anggota Satgas justru mengambil inisiatif untuk membantu proses panen warga.
Dengan percaya diri, sejumlah prajurit yang masih mengenakan seragam camo terjun membantu petani mengungkapkan kerja sama yang baik. Mereka tak ragu untuk menyingsingkan lengan baju demi meringankan beban petani dalam mengangkat tumpukan padi.
Keringat yang bercucuran di wajah prajurit tidak membuat mereka merasa lelah. Sebaliknya, waktu santai dijadikan sebagai kesempatan berharga untuk membangun kedekatan dengan para petani di desa.
Prada Farel, salah satu anggota Satgas, menjelaskan, “Rasanya tidak baik jika hanya duduk-duduk melihat orang tua kami susah. Semangat mereka saat panen membuat semua letih kami menghilang.” Pak Kusno, seorang petani berusia 58 tahun, menyatakan terharu melihat kehadiran para prajurit yang berani mengotori seragam demi membantu pekerjaan mereka. “Kami sangat bersyukur, waktu kami bekerja jadi lebih cepat dengan bantuan TNI,” tuturnya dengan mata yang hampir berkaca-kaca.
Aksi tersebut merupakan pengingat bahwa semboyan “TNI Bersama Rakyat, Negara Kuat” sungguh terwujud. Di tengah langkah pembangunan yang tengah berlangsung, nilai-nilai kemanusiaan dan solidaritas tetap terpelihara.
Dansatgas TMMD ke-129, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo, menyampaikan bahwa kehadiran TNI di tengah mereka harus memberikan keuntungan menyeluruh. Selain fokus pada pembangunan fisik, hal ini juga harus mencakup masalah sosial yang dihadapi masyarakat sehari-hari.
