Jembatan Garuda: Proyek Kolaborasi TNI dan Warga Sukses Dikebut
Abung Pekurun – Proses pemasangan tiang pylon sebagai penyangga utama untuk Jembatan Perintis Garuda di Desa Pekurun telah dimulai oleh tim dari Koramil 412-07/ABB Kodim 0412/LU sejak 11 Juni 2026. Kegiatan ini dibuka pukul 08.00 WIB dengan melibatkan kerjasama antara anggota TNI dan masyarakat setempat secara gotong royong.
Komandan Koramil 412-07/ABB, Kapten Inf Sugiono, mengambil peran penting dalam proyek ini, didukung oleh dua Babinsa dan sepuluh personel Brigif TP 45/SB. Lampiran kerja bakti yang diikuti oleh lima warga dari masing-masing Desa Pekurun dan Aji Kagungan menandakan adanya dukungan masyarakat yang kukuh untuk proyek infrastruktur vital ini.
Jembatan gantung yang sedang dibangun akan melintas di atas Sungai Way Arum yang memiliki lebar aliran air mencapai 48 meter. Dengan panjang total 60 meter dan lebar 1,4 meter, jembatan ini dirancang untuk mampu mengatasi variasi kedalaman sungai, di mana kedalaman maksimum dapat mencapai 6 meter saat musim hujan.
Dengan proyek ini, Jembatan Garuda diharapkan dapat memberikan akses penting antara Desa Pekurun dan Aji Kagungan untuk sekitar 500 kepala keluarga atau 1.200 jiwa. Danramil Sugiono menjelaskan, jembatan itu akan menjadi jalur transportasi hasil bumi, memudahkan akses pendidikan, dan mendukung mobilitas warga, sehingga memperkuat pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut.
