Dari Ukir Kayu, Prajurit TMMD Temukan Makna Persahabatan di Slempit
Gresik – Dalam Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 di Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, lebih dari sekadar pembangunan infrastruktur yang dibawa. Selama kegiatan TMMD, prajurit TNI menjalin hubungan akrab dengan warga. Pada fase ini, tepatnya pada 12 Mei 2026, terlihat hubungan tersebut semakin erat.
Salah satu contoh kedekatan tersebut adalah Pratu Rusdi, yang berkesempatan belajar langsung dari Bapak Karaidi, seorang pengrajin kayu yang berbakat di desanya. Saat mengunjungi rumahnya yang penuh dengan alat ukir dan aroma kayu yang khas, Pratu Rusdi tampak sangat antusias untuk mempelajari proses pembuatan ukiran yang memikat tersebut.
Bapak Karaidi dengan sabar memberikan pengajaran kepada Pratu Rusdi tentang teknik memegang alat ukir, penciptaan pola, dan rahasia menghasilkan ukiran yang berkualitas. Tawa pun mengisi ruangan saat Pratu Rusdi mencoba menerapkan ilmu yang didapatnya, menggambarkan semangat yang menyala meski masih baru dalam dunia pengukiran.
Selama berada di TMMD, Pratu Rusdi merasa bangga karena dapat menyelami pengalaman baru. Menurutnya, setiap individu memiliki keahlian dan cerita unik yang dapat memberikan inspirasi. “Di sini saya menemukan lebih dari sekadar pekerjaan, saya belajar tentang kesabaran dan ketelatenan dari Pak Karaidi,” ungkapnya.
