Sambang Dialogis Metode Babinsa Koramil 04/Meureubo Cegah Dini Karhutla

Aceh Barat – Sebagai upaya mencegah dini agar tidak terjadi Karhutla, Babinsa Koramil 04/Mrb Kodim 0105/Abar Serda Azhari melaksanakan Komsos sambang dialogis dengan warga binaan sembari memberikan sosialisasi dan edukasi agar tidak membakar hutan maupun lahan pada saat membersihkan area Perkebunan yang ada di Desa Ujong Tanoh Darat Kecamatan Meureubo, Minggu (6/7/2025)

Metode sambang ini dilakukan oleh Babinsa mengingat saat ini wilayah Aceh Barat kerap di terpa panas terik sepanjang hari. Guna mengantisipasi atau meminimalisir Karhutla, Babinsa memberikan edukasi, sosialisasi, himbauan hingga warning agar tidak ada masyarakat yang menyulut api sekecil apapun dan dengan alasan apapun.

“Kami memberikan reminder dan warning kepada masyarakat agar tidak mengolah lahan Pertanian ataupun Perkebunannya dengan cara di bakar. Sebab, dampaknya sangat serius dan berbahaya bagi ekosistem bahkan merugikan. Tak sampai disitu, jika ketahuan maka akan ada sanksi dan pidana yang menanti”, tegas Babinsa

Melalui momentum ini, Babinsa tak luput menggugah kesadaran warga untuk lebih peduli dan peka turut serta menjaga wilayah agar tidak terjadi Karhutla. Pasalnya, jika terjadi Karhutla maka warga juga yang akan terdampak baik dari segi polusi lingkungan, kesehatan maupun kerugian lainnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Dandim 0105/Abar Letkol Inf Hendra Mirza, S.E., M.Si., melalui Danramil 04/Mrb Kapten Inf Andika Trio Utama, S.H., jikalau masyarakat mendapati ada oknum atau segelintir orang yang akan membakar lahan, maka bisa diingatkan dengan persuasif dan edukatif.

“Jika ada yang melihat oknum mau membakar, sebisa mungkin dicegah. Namun jika tidak kooperatif, secepat mungkin laporkan kepada pihak terkait, baik Babinsa, Bhabinkamtibmas, Keuchik maupun Aparatur Desa lainnya. Sehingga dengan cepat Tiga Pilar Desa dapat melakukan penanganan dengan mengambil langkah – langkah pengendalian. Mari kita saling mawas diri dan saling mengingatkan agar Karhutla yang menjadi momok pada saat musim panas dapat kita hindari”, demikian Danramil