Kodim 1205/Sintang Ikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Kapuas 2026

Sintang – Pada pagi hari Senin, 2 Februari 2026, Kodim 1205/Sintang turut serta dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian (Opspol) Kewilayahan yang bertajuk ‘Keselamatan Kapuas 2026’. Kegiatan ini berlangsung di halaman Mapolres Sintang yang terletak di Jalan Bhayangkara, Desa Baning Kota, Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang.

Keterlibatan Kodim 1205/Sintang diwakili oleh Pasi Ops Kapten Inf Ferry Rajagukguk. Apel tersebut dipimpin oleh Wakapolres Sintang Kompol Wawan Darmawan, S.I.K. dan dihadiri pula oleh perwakilan dari TNI, Polri, Satpol PP, Dishub, Bappeda, Denpom, Brimob, Pengadilan Negeri Sintang, serta instansi terkait lainnya.

Apel ini bertujuan untuk memeriksa kesiapan personel dan sarana prasarana, serta memperkuat sinergi antar sektor dalam mendukung pelaksanaan Operasi Keselamatan Kapuas 2026. Hal ini diharapkan dapat mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di Kabupaten Sintang.

Dalam sambutannya, Wakapolres Sintang mengungkapkan bahwa selama tahun 2025 terjadi 1.378 kecelakaan lalu lintas di Kalimantan Barat, yang menyebabkan 421 korban jiwa, 693 orang luka berat, 1.357 orang luka ringan, serta kerugian material mencapai Rp6,6 miliar. Oleh karena itu, dibutuhkan tindakan nyata dan terpadu untuk menurunkan angka kecelakaan tersebut.

Operasi Keselamatan Kapuas 2026 direncanakan berlangsung selama 14 hari, mulai 2 hingga 15 Februari 2026, dan melibatkan 765 personel dari seluruh jajarannya Polda Kalimantan Barat. Operasi ini menekankan pendekatan preemtif dan preventif melalui edukasi, sosialisasi kepada masyarakat, serta penegakan hukum yang tegas, humanis, dan profesional.

Kapten Inf Ferry Rajagukguk menegaskan bahwa kehadiran Kodim 1205/Sintang merupakan wujud dukungan TNI terhadap Polri dalam menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar jelang pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. “Dengan sinergi dari semua instansi terkait, diharapkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat, sehingga angka kecelakaan dapat ditekan, dan keselamatan pengguna jalan dapat tercapai,” ujarnya.