Jembatan Garuda Resmi Dibatasi, Harapan Baru untuk Aksesibilitas Masyarakat

Barito Selatan – Pembangunan infrastruktur kembali menunjukkan kemajuan melalui kegiatan ground breaking Jembatan Garuda yang dilaksanakan oleh Kodam XXII/Tambun Bungai di wilayah Kodim 1012/Buntok. Acara ini berlangsung pada hari Senin, 6 April 2026, di Desa Turan Amis, Kecamatan Raren Batuah, Kabupaten Barito Timur. Ini merupakan langkah awal untuk meningkatkan akses transportasi bagi masyarakat, khususnya di daerah yang selama ini mengalami masalah konektivitas.

Kegiatan ground breaking tersebut dihadiri oleh Dandim 1012/Buntok Letkol Inf Muhammad Edi, S.I.P., perwakilan pemerintah daerah, serta tokoh masyarakat setempat. Momentum ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara TNI dan pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan.

Dandim 1012/Buntok, Letkol Inf Muhammad Edi, S.I.P., menunjukkan dukungan penuh terhadap inisiatif ini. Ia menegaskan bahwa Kodim akan berpartisipasi aktif dalam mengawasi proses pembangunan agar berjalan dengan aman dan tepat waktu. “Pembangunan Jembatan Garuda diharapkan akan memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat, khususnya dalam memperlancar akses transportasi serta mendukung perekonomian daerah,” tuturnya.

Masyarakat setempat menyambut positif dimulainya proyek ini dan berharap jembatan dapat segera selesai sehingga mendukung aktivitas sehari-hari, baik dalam sektor ekonomi, pendidikan, maupun sosial. Kegiatan ground breaking berlangsung dengan tertib dan aman, ditandai dengan peletakan batu pertama sebagai simbolisasi dimulainya pembangunan.

Dengan proyek ini, diharapkan Jembatan Garuda menjadi infrastruktur penting yang dapat meningkatkan konektivitas antar wilayah dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat di wilayah Kodim 1012/Buntok.