Dukungan Penuh dari Ketua Persit KCK Daerah XIV/Hasanuddin untuk UMKM Persit Kolaka

Kolaka – Ny. Renny Bangun Nawoko, selaku Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XIV/Hasanuddin, memberikan dukungan signifikan bagi pengembangan UMKM Persit KCK Cabang XLVII Dim 1412/Kolaka. Fokus utama dukungan ini adalah pada pengembangan kerajinan kain tenun yang menjadi warisan budaya lokal dengan motif tradisional dan modern yang sejalan dengan kemajuan jaman.

Dukungan tersebut berperan besar dalam memotivasi Ketua Persit KCK Cabang XLVII Dim 1412/Kolaka, Ny. Novita Choky Gunawan, untuk memberdayakan anggota Persit dalam menggali potensi kreatif dan keterampilan yang dimiliki. Beragam produk berkualitas dihasilkan oleh anggota Persit Kodim 1412/Kolaka, termasuk kain tenun ATBM (Alat Tenun Bukan Mesin), bordir, tas daur ulang, dan berbagai kerajinan tangan lainnya.

Kerajinan kain tenun yang dihasilkan tidak hanya menonjolkan motif khas daerah sebagai identitas budaya, tetapi juga menyematkan inovasi modern yang memungkinkan produk tersebut bersaing di pasar yang lebih luas. Selain itu, keberadaan produk daur ulang menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan dan kreativitas tanpa batas dari anggota Persit.

Ny. Novita Choky Gunawan menegaskan, kegiatan UMKM ini berfungsi tidak hanya sebagai wadah pemberdayaan ekonomi bagi keluarga prajurit tetapi juga sebagai upaya pelestarian budaya lokal dan peningkatan kemandirian anggota Persit. “Dengan dukungan dari Ketua Persit KCK Daerah XIV/Hasanuddin, kami semakin termotivasi untuk berinovasi dan meningkatkan kualitas produk agar dapat bersaing di tingkat nasional serta internasional,” katanya.

Saat ini, produk UMKM Persit Kodim 1412/Kolaka telah dipasarkan tidak hanya di wilayah teritorial Kodim tetapi juga luar kota, bahkan menembus pasar internasional. Ini membuktikan bahwa karya anggota Persit memiliki kualitas dan daya saing yang tinggi. Dengan semangat kolaborasi dan kreativitas, Persit KCK Cabang XLVII Dim 1412/Kolaka berkomitmen untuk terus mendukung program pemberdayaan ekonomi sambil melestarikan kearifan lokal melalui produk-produk unggulan.