Babinsa Terus Melakukan Upaya Intensif dalam Mengedukasi dan Memberikan Himbauan kepada Warga Tentang Mengenai Pentingnya Karhutla
ACEH BARAT – Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Babinsa Posramil 05/Pante Ceureumen Kodim 0105/Aceh Barat, Kopral Kepala Doni Firdaus, terus melaksanakan himbauan kepada warga di Desa Lhok Guci, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat, Kamis (16/10/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab Babinsa dalam menjaga keamanan serta kelestarian lingkungan di wilayah binaannya. Kebakaran hutan dan lahan tidak hanya menyebabkan kerusakan ekosistem, tetapi juga berdampak buruk terhadap kesehatan masyarakat akibat asap berbahaya, serta menimbulkan kerugian ekonomi dan sosial yang signifikan.
Dalam rangka mencegah terjadinya karhutla, Babinsa secara aktif turun langsung ke lapangan untuk melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. Materi yang disampaikan antara lain larangan membuka lahan dengan cara membakar, pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, serta langkah antisipatif apabila ditemukan titik api di sekitar wilayah desa.
Babinsa juga mengingatkan warga untuk segera melapor kepada aparat desa atau pihak berwenang apabila melihat adanya tanda-tanda kebakaran agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat. Selain memberikan himbauan langsung, Babinsa bekerja sama dengan perangkat desa, petugas keamanan lingkungan, dan instansi terkait seperti Dinas Kehutanan serta Manggala Agni untuk melaksanakan patroli bersama di daerah rawan kebakaran.
Patroli ini bertujuan untuk memantau kondisi lapangan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat. Upaya pencegahan yang dilakukan Babinsa mendapatkan respon positif dari warga yang kini semakin sadar akan pentingnya menjaga kelestarian hutan dan lahan.
Kesadaran kolektif tersebut diharapkan dapat menumbuhkan semangat gotong royong dan tanggung jawab bersama dalam menjaga lingkungan. Dengan demikian, keberlangsungan ekosistem, kesehatan masyarakat, dan ketahanan lingkungan dapat terjaga dengan baik, serta mencegah timbulnya kerugian besar akibat kebakaran hutan dan lahan.
Babinsa juga terus memotivasi warga untuk menerapkan pola hidup yang ramah lingkungan dan menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama di musim kemarau. Edukasi ini dilakukan secara berkelanjutan agar budaya pencegahan karhutla menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat.
