Upaya Cegah Abrasi, Personel Kodim 1508/Tobelo Tanam Sejuta Pohon di Galela
Kodim 1508/Tobelo melakukan langkah preventif dalam melindungi garis pantai Halmahera Utara melalui aksi penanaman mangrove di Desa Mamuya. Agenda yang digelar pada pertengahan September 2026 ini bertujuan untuk menciptakan benteng alami di wilayah pesisir Pantai Wauo. Langkah ini juga menjadi kado spesial dari jajaran TNI kepada lingkungan dalam menyongsong peringatan HUT TNI yang ke-81.
Letkol Kav Ramdhani Akbar selaku Dandim 1508/Tobelo menyatakan bahwa menjaga kelestarian alam adalah tanggung jawab moral semua pihak. Penanaman bibit bakau ini diharapkan dapat memicu kesadaran masyarakat akan pentingnya ekosistem mangrove bagi perlindungan daratan. Tanpa adanya mangrove, pemukiman di sekitar pesisir akan sangat rentan terhadap dampak negatif perubahan iklim dan gelombang tinggi.
Kegiatan ini melibatkan sinergi yang kuat antara aparat keamanan, pemerintah, dan sektor industri di wilayah tersebut. Perwakilan dari PT NHM dan tokoh masyarakat turut memberikan kontribusi nyata dalam proses penanaman bibit secara massal. Kehadiran berbagai elemen ini membuktikan bahwa pelestarian alam adalah kepentingan bersama yang harus diperjuangkan secara terpadu.
Dandim juga mengimbau agar aksi ini tidak berhenti pada seremoni penanaman saja, melainkan berlanjut pada tahap perawatan. Pihak Kodim akan terus menjalin komunikasi dengan pemerintah desa guna memastikan bibit bakau tumbuh dengan optimal. Keberhasilan penghijauan ini nantinya akan memberikan manfaat besar, baik sebagai pelindung pantai maupun sebagai area pemijahan ikan bagi warga.
