Ritual Bepapas: Ungkapan Syukur atas Jembatan Aramco di Kabupaten Sambas
Sambas – Untuk merayakan telah dibangunnya Jembatan Aramco di Kabupaten Sambas, Danramil 03/Tebas, Kapten Inf Sulistiono, berpartisipasi dalam tradisi adat Bepapas. Acara tersebut dilaksanakan di Desa Terkarang, Kecamatan Tekarang, pada Senin (1/6/2026), sebagai bentuk syukur dan doa untuk keselamatan warga setempat.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk Kapten Inf Sulistiono dan anggota Koramil, Kepala Desa Tekarang H. Agus Juhdi, serta tokoh masyarakat dan warga. Acara ini berlangsung dalam suasana haru yang menggambarkan rasa syukur masyarakat atas manfaat dari pembangunan jembatan.
Kapten Inf Sulistiono mengungkapkan bahwa Jembatan Perintis Garuda Tahap IV (jenis Armco) dibangun untuk menghubungkan Dusun Sumber Sari dan Dusun Sumber Rezeki, dengan dimensi panjang 12 meter dan lebar 4 meter. Jembatan ini dilengkapi dengan pagar beton serta pipa galvanis demi menjamin keselamatan penggunanya.
Ritual Bepapas yang merupakan tradisi Melayu Sambas ini memiliki makna spiritual penting, yaitu sebagai cara untuk membersihkan diri dan memohon berkah. Diharapkan, Jembatan Aramco yang dihadirkan melalui program pemerintah ini dapat meningkatkan aktivitas dan mempercepat pembangunan di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat.
