TMMD ke-128: Sinergi Pembangunan Fisik dan Nonfisik

Program TMMD ke-128 lebih dari sekadar pembangunan infrastruktur fisik, karena mencakup berbagai kegiatan nonfisik yang berdampak pada sosial, budaya, ekonomi, dan kesehatan masyarakat setempat. Berbagai penyuluhan intensif dilakukan, meliputi materi tentang bela negara, bahaya penyalahgunaan narkoba, pelestarian lingkungan hidup, dan pencegahan permasalahan kenakalan remaja.

Para anggota Satgas juga menghadirkan penyuluhan yang relevan dengan potensi daerah, antara lain mengenai perikanan dan kelautan, peternakan, serta pengembangan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Selain itu, mereka fokus pada penanganan anak stunting, pembagian barang kebutuhan pokok, penanaman pohon, dan pembinaan seni serta budaya lokal dalam bentuk tari tradisional.

Pangdam menekankan bahwa kegiatan ini memiliki arti strategis dalam upaya membangun sumber daya manusia yang kuat dan mandiri, sekaligus menjaga kelestarian budaya yang ada di Maluku Barat Daya. Diharapkan program-program ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dan memfasilitasi partisipasi aktif dalam pembangunan.

Dengan demikian, TMMD ke-128 menunjukkan bahwa pembangunan berkelanjutan tidak hanya dilihat dari fisik, tetapi juga pada pemberdayaan komunitas melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat.