Babinsa Koramil Panga Pantau Kondisi Sungai Krueng Panga, Tingkatkan Kesiapsiagaan Antisipasi Banjir

ACEH JAYA – Aparat kewilayahan TNI Angkatan Darat terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam di wilayah binaan, khususnya saat intensitas curah hujan mengalami peningkatan. Babinsa Koramil 05/Panga Kodim 0114/Aceh Jaya, Koptu Tatang S., melaksanakan kegiatan pemantauan banjir di aliran Sungai Krueng Panga, Desa Tuwi Kareung, Kecamatan Panga, Kabupaten Aceh Jaya, Jumat (15/05/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan situasi wilayah dan potensi luapan air sungai yang dapat berdampak pada permukiman maupun aktivitas masyarakat di sekitar bantaran sungai.

Dalam pelaksanaannya, Babinsa melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi debit air Sungai Krueng Panga serta memantau area-area yang dinilai rawan terdampak banjir apabila curah hujan terus meningkat.

Selain melakukan pemantauan, Koptu Tatang juga berkoordinasi dengan aparat desa dan masyarakat setempat guna memastikan situasi wilayah tetap aman dan terkendali.

Kehadiran Babinsa di lapangan menjadi bentuk respons cepat aparat kewilayahan dalam mengantisipasi potensi bencana sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat di desa binaan.

“Kegiatan pemantauan ini dilakukan untuk mengetahui perkembangan kondisi sungai dan mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir, terutama saat curah hujan tinggi,” ujar Koptu Tatang.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap perubahan kondisi cuaca serta segera melaporkan apabila terjadi peningkatan debit air yang berpotensi membahayakan lingkungan sekitar.

Selain itu, warga diingatkan untuk menjaga kebersihan aliran sungai dan tidak membuang sampah sembarangan yang dapat menyebabkan penyumbatan serta memperbesar risiko banjir.

Kegiatan pemantauan sungai tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial Babinsa dalam melakukan pengawasan wilayah binaan sekaligus mendukung langkah mitigasi bencana di tingkat desa.

Dalam konteks ketahanan nasional, kesiapsiagaan menghadapi bencana alam menjadi salah satu bagian penting dalam menjaga stabilitas sosial dan keselamatan masyarakat. Ancaman nonmiliter seperti banjir dapat berdampak terhadap aktivitas ekonomi, infrastruktur, hingga kondisi keamanan wilayah apabila tidak diantisipasi dengan baik.

Karena itu, TNI melalui aparat kewilayahan terus memperkuat langkah preventif melalui pemantauan rutin, komunikasi sosial, dan koordinasi dengan pemerintah desa serta masyarakat setempat.

Di wilayah Aceh Jaya, sejumlah kawasan di sekitar aliran sungai memiliki potensi terdampak banjir saat musim hujan dengan intensitas tinggi. Kondisi geografis tersebut membuat peran aparat kewilayahan menjadi penting dalam mendeteksi dini perkembangan situasi di lapangan.

Selain memantau kondisi sungai, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat komunikasi antara Babinsa dan masyarakat sehingga koordinasi dalam menghadapi situasi darurat dapat berjalan lebih cepat dan efektif.

Pendekatan humanis yang dilakukan aparat teritorial melalui keterlibatan langsung di tengah masyarakat menjadi salah satu bentuk nyata kemanunggalan TNI dan rakyat dalam menjaga keselamatan serta ketahanan wilayah.

Masyarakat Desa Tuwi Kareung menyambut baik kegiatan pemantauan yang dilakukan Babinsa dan berharap pengawasan rutin terus dilakukan guna meningkatkan kesiapsiagaan bersama menghadapi potensi bencana alam.

Dengan adanya pemantauan secara berkala dan koordinasi yang baik antara aparat TNI, pemerintah desa, dan masyarakat, diharapkan kondisi wilayah di Kecamatan Panga tetap aman dan terkendali meskipun menghadapi perubahan cuaca yang berpotensi memicu banjir.

Kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan komitmen TNI AD dalam mendukung keselamatan masyarakat dan memperkuat ketahanan wilayah melalui peran aktif aparat kewilayahan dalam mitigasi bencana di daerah binaan.(0114).