TNI

Sinergi Persit Kartika Chandra Kirana dengan Kemenekraf untuk Pemberdayaan Perempuan Digital

JAKARTA, Dalam upaya meningkatkan ketahanan ekonomi nasional, Persit Kartika Chandra Kirana memperkuat gerakan #PersitBisa dengan menggandeng Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf). Gerakan ini kini menjadi platform bagi pemberdayaan perempuan dalam dunia digital, berfungsi sebagai penggerak bagi perkembangan ekonomi kreatif di Indonesia. Sebanyak 50 merek yang merupakan karya anggota Persit yang baru akan didaftarkan ke dalam media sosial dengan bantuan kurasi biaya yang sepenuhnya ditanggung oleh kementerian.

Kesempatan bagi perempuan untuk berkembang melalui digitalisasi tampaknya sangat menjanjikan. Dengan 64% pelaku UMKM di Indonesia berasal dari kalangan perempuan yang berkontribusi hingga 61% pada PDB nasional, jelas bahwa peran mereka sangat signifikan. Selain itu, usaha yang dikendalikan perempuan menunjukkan ketahanan yang 1,2 kali lebih tinggi dalam menghadapi pandemi. Investasi di sektor perempuan menciptakan dampak yang besar, dengan 90% dari dana tersebut kembali diinvestasikan ke dalam masyarakat.

Kementerian Ekonomi Kreatif juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan organisasi seperti Persit untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Beberapa program unggulan termasuk Persit Go Digital yang memberikan pelatihan untuk berjualan daring, serta Persit Creative Hub yang difokuskan pada pengembangan produk-produk khusus dari kuliner, kriya, dan fesyen. Program Persit Influencer & Preneur juga disiapkan untuk mendukung pelatihan personal branding dan akses ke modal.

“Dengan filosofi “Sepi Ing Pamrih, Rame Ing Gawe”, kami mendorong setiap anggota untuk berkontribusi secara tulus untuk masyarakat,” kata Ketum Persit, Ny. Uli Simanjuntak. Dia berharap melalui tiga pilar kesuksesan tersebut, perempuan bisa mengembangkan usaha sampingan menjadi bisnis yang memberikan dampak positif bagi banyak orang.