Kodim 1620/Loteng Tingkatkan Kemampuan Prajurit Melalui Pencak Silat Militer
Lombok Tengah – Lapangan Makodim 1620/Lombok Tengah dipenuhi dengan suara deru napas teratur dan hentakan kaki yang mantap saat ratusan prajurit mengikuti latihan Pencak Silat Militer (PSM). Kegiatan ini bukanlah apel pagi biasa, melainkan program penggemblengan yang bertujuan untuk meningkatkan ketangkasan setiap anggota dalam seni bela diri.
Komandan Kodim 1620/Lombok Tengah, Letkol Arm Karimmuddin Rangkuti, menyatakan bahwa di tengah kemajuan teknologi, kemampuan bela diri taktis tetap menjadi aspek penting bagi prajurit. “Latihan PSM ini tidak hanya mengandalkan kekuatan fisik, tetapi juga melatih insting, kecepatan reaksi, dan ketenangan mental saat di lapangan,” jelas Dandim.
Diterangkan bahwa Pencak Silat Militer yang diajarkan mencakup kombinasi antara warisan budaya bangsa dan teknik pertempuran jarak dekat. Prajurit dilatih dalam teknik kuncian untuk melumpuhkan lawan serta penggunaan anggota tubuh sebagai senjata, sambil melatih fokus dan kewaspadaan.
“Kami menginginkan prajurit seperti pisau bermata dua—santun saat bersama masyarakat, tetapi mematikan ketika ada ancaman,” tegasnya. Latihan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kemampuan fisik, tetapi juga untuk melestarikan budaya Indonesia melalui integrasi silat dalam kurikulum latihan.
Dengan intensitas latihan yang tinggi, diharapkan prajurit dapat meningkatkan kepercayaan diri mereka ketika bertugas di wilayah binaan. Keterampilan bela diri yang diperoleh akan menjadikan mereka benteng terdepan dalam menjaga keamanan wilayah.
