TNI dan Masyarakat Bersinergi dalam Pembangunan Jembatan Garuda di Sukamara

Sukamara – Pembangunan Jembatan Garuda yang terletak di bawah pengawasan Kodim 1014/Pbn menunjukkan kemajuan yang cukup berarti. Jembatan ini akan menghubungkan Desa Petarikan, Kecamatan Sukamara, dengan Desa Jihing, Kecamatan Balai Riam. Proyek ini dilaksanakan dengan semangat gotong royong antara anggota TNI dan masyarakat setempat.

Di lokasi proyek, anggota TNI dan warga bekerja sama untuk mencari dan menyiapkan kayu balokan yang akan digunakan sebagai cerucuk tambahan untuk pondasi jembatan. Kegiatan ini memiliki peranan krusial dalam meningkatkan kekuatan struktur dasar pembangunan agar lebih tahan lama.

Dukungan dari alat berat juga terlihat dalam proses pembangunan ini, yang digunakan untuk menggali pondasi jembatan. Penggunaan alat berat ini tidak hanya mempercepat pekerjaan, tetapi juga memastikan bahwa kedalaman dan kekuatan pondasi memenuhi standar yang ditetapkan.

Kapten Czi M. Yunus, Pasi Ter Kodim 1014/Pbn, menjelaskan bahwa keterlibatan masyarakat adalah kunci sukses dalam proyek ini. “Semangat gotong royong antara TNI dan warga sangat mengesankan. Masyarakat secara sukarela membantu dalam pencarian kayu balokan sebagai pondasi tambahan, menunjukkan bahwa pembangunan ini adalah kebutuhan bersama,” ujarnya.

Ia juga menekankan betapa pentingnya alat berat dalam mempercepat proses penggalian. “Dengan adanya alat berat, penggalian pondasi dapat dilakukan dengan lebih cepat dan efisien, sehingga pembangunan jembatan dapat segera selesai dan dapat digunakan oleh masyarakat,” tambahnya.

Diharapkan, pembangunan Jembatan Garuda ini dapat meningkatkan aksesibilitas antar wilayah, memperlancar aktivitas ekonomi, serta memperkuat hubungan sosial antar desa di Kabupaten Sukamara.