Pembangunan Jembatan Garuda: Penghubung Wilayah dan Simbol Kemanunggalan TNI-Rakyat

Sumbawa — Komitmen untuk menghadirkan kehadiran negara di tengah masyarakat diwujudkan melalui pelaksanaan ground breaking pembangunan Jembatan Garuda, yang mengusung tema “Negara Hadir untuk Rakyat melalui Karya Bakti TNI AD.” Proses peletakan batu pertama menandai dimulainya proyek strategis ini pada Senin (30/03/2026). Jembatan Garuda dibangun sebagai upaya nyata oleh TNI dalam membantu masyarakat, terutama di daerah terpencil. Inisiatif ini menjadi bagian dari karya bakti yang tak hanya berfokus pada aspek infrastruktur, melainkan juga bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan pemerataan pembangunan.

Kodim 1607/Sumbawa berperan aktif dalam program ini. Dandim 1607/Sumbawa, Letkol Kav Basofi Cahyowibowo, S.T., menjelaskan bahwa pembangunan Jembatan Garuda menjadi bukti kepedulian TNI AD dalam membantu masyarakat yang menghadapi kesulitan, khususnya yang berada di wilayah dengan akses terbatas. Program karya bakti ini bertujuan memastikan kehadiran negara terasa hingga ke pelosok desa. Jembatan yang dibangun tidak hanya berfungsi untuk meningkatkan mobilitas, tetapi juga berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan warga.

“Pembangunan Jembatan Garuda akan dilaksanakan di tiga lokasi, yaitu Desa Kerekeh Kecamatan Unter Iwes, Desa Labuhan Badas Kecamatan Labuhan Badas, dan Desa Gontar Kecamatan Alas Barat,” jelas Dandim. Ia juga mencatat bahwa proses pembangunan akan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat.

Jembatan ini diharapkan menjadi akses penting bagi masyarakat dalam menunjang mobilitas sehari-hari, memfasilitasi transportasi, serta memperlancar aktivitas ekonomi warga. Lebih jauh, pembangunan ini memiliki makna strategis dalam mengatasi isolasi wilayah serta mempercepat distribusi kebutuhan pokok. Selain itu, proyek ini merupakan bagian dari target nasional untuk membangun ribuan jembatan di seluruh Indonesia demi pemerataan pembangunan.

Peletakan batu pertama di salah satu lokasi dilakukan oleh Dandim 1607/Sumbawa bersama unsur Forkopimda, sedangkan di Desa Kerekeh dan Labuhan Badas, kegiatan serupa dipimpin oleh Danramil setempat bersama Forkopimcam. Melalui pembangunan ini, TNI AD kembali menegaskan komitmennya untuk hadir dan menjadi solusi bagi kesulitan masyarakat, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan.