Babinsa Koramil 29/Lkh Dampingi Pembangunan Huntara di Desa Rumoh Rayeuk, Harapan Baru Pasca Banjir

Aceh Utara – Kehadiran Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali mencolok di masyarakat melalui kegiatan pembangunan hunian sementara (Huntara) bagi warga yang terdampak bencana banjir di Desa Rumoh Rayeuk, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara. Anggota Koramil 29/Lkh dari Kodim 0103/Aceh Utara terjun langsung ke lapangan untuk mengawasi proses pembangunan Huntara yang dikerjakan oleh CV. Bumi Rencong dan PT. Haza Gumilang Abadi. Kegiatan ini berlangsung pada Senin (9/3/2026).

Pembangunan Huntara dilakukan di empat lokasi, melibatkan total 39 pekerja. Di lokasi pertama, Dusun Bahagia, sebanyak 75 unit Huntara telah menunjukkan kemajuan yang signifikan, dengan pengecoran pondasi sudah 100 persen, pemasangan GRC 95 persen, dan pemasangan seng juga 100 persen. “Kami sangat bahagia melihat Huntara mulai berdiri, ini menjadi harapan baru bagi warga kami yang terkena dampak banjir,” kata Babinsa yang mengawasi langsung kegiatan tersebut.

Di titik kedua di Dusun Bahagia, 25 unit Huntara mencapai progres sekitar 95 persen, dengan pengecoran pondasi 100 persen dan pemasangan GRC 97 persen. CV. Bumi Rencong mengerahkan sembilan pekerja untuk memastikan pembangunan sesuai dengan jadwal dan standar kualitas.

Sementara itu, di titik ketiga di Dusun Abadi, sebanyak 65 unit Huntara dikerjakan oleh PT. Haza Gumilang Abadi, yang saat ini progresnya mencapai 75 persen. Di titik keempat, 30 unit baru mencapai 20 persen. Babinsa Koramil 29/Lkh menyatakan bahwa kehadiran TNI dalam pembangunan Huntara ini menunjukkan perhatian dan dukungan kepada warga. “Kami akan terus mengawasi agar Huntara dapat segera ditempati dengan aman dan nyaman,” ungkapnya. Salah seorang warga yang menantikan hunian sementara juga menyampaikan rasa syukurnya, berharap agar proses ini cepat selesai sehingga mereka bisa kembali ke tempat tinggal yang layak.