Harapan Terbit dari Dinding dan Kusen yang Diperbaiki
Pesawaran — Debu semen terbang di udara Desa Tanjung Rejo, menjadi saksi pentingnya pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Ibu Yusmawati dan Bapak Heri S. Dalam semangat TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-127 yang diprakarsai oleh Kodim 0421/Lampung Selatan, proses pemolesan dinding dan pembuatan kusen dilakukan dengan penuh dedikasi.
Setiap gerakan cetok yang meratakan semen tidak hanya bertujuan untuk memperhalus permukaan tembok, melainkan juga merapikan masa depan keluarga tersebut. Dinding yang awalnya kasar kini bertransformasi menjadi struktur yang kuat dan siap dipenuhi warna serta kehidupan baru. Di sisi lain, kusen-kusen dipasang dengan tingkat ketelitian yang tinggi, menjadi bingkai pintu dan jendela yang akan membiarkan cahaya, udara, dan harapan masuk ke dalam rumah.
Semua pekerjaan dilakukan tanpa ada yang sia-sia. Setiap langkah diambil dengan disiplin, ketelitian, dan semangat kolaborasi antara Satgas dan masyarakat setempat. Dari dalam rumah ini, terasa denyut harapan baru—bahwa hunian yang layak kini bukan sekedar impian, melainkan kenyataan yang tengah dibangun.
Dengan sentuhan pengabdian dari Tentara Nasional Indonesia, proses perbaikan dinding dan pemasangan kusen ini menjadi lambang bahwa membangun rumah berarti turut membangun martabat dan masa depan bagi keluarga yang menerimanya.
