TNI Tanggapi Cepat Banjir di Kolaka, Babinsa Bantu Evakuasi Warga Terkena Musibah
Kolaka – Aparat kewilayahan menunjukkan respons cepat dalam menangani bencana banjir yang melanda beberapa daerah di wilayah teritorial. Hujan deras yang turun sejak malam Sabtu hingga pagi Minggu menyebabkan beberapa sungai meluap dan merendam permukiman warga.
Banjir pertama terjadi pada hari Minggu, 22 Februari 2026, sekitar pukul 04.00 WITA di Kecamatan Tanggetada. Luapan air sungai dari Kelurahan Welulu menyebabkan Desa Tondowolio terendam dengan ketinggian air sekitar 70 cm, mengakibatkan 20 rumah warga terdampak.
Pada hari yang sama, sekitar pukul 21.00 WITA, banjir terjadi kembali di Kecamatan Watubangga. Sungai di Desa Polenga meluap, merendam sekitar 50 rumah dan mengakibatkan akses jalan setempat tidak dapat dilalui.
Di lokasi lain, yaitu Kelurahan Wolulu, ketinggian air mencapai 80 cm akibat hujan yang terus menerus. Sekitar 100 rumah terdampak dan arus lalu lintas terputus.
Sementara itu, di Kecamatan Polinggona, banjir melanda Desa Wulonggere dengan ketinggian air mencapai 50 cm, merendam 40 rumah dan mengganggu akses jalan.
Babinsa bersama pemerintah setempat dan masyarakat sigap melakukan evakuasi warga, menyelamatkan barang-barang, dan memantau perkembangan kondisi air.
Komandan Kodim, Letkol Inf Choky Gunawan S.Sos.,M.Han., menegaskan semua Babinsa siap siaga membantu masyarakat terdampak. Ia menambahkan, pihaknya berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan keselamatan warga dan mempercepat penanganan pasca bencana.
Dari insiden banjir ini, tidak ada laporan korban jiwa, namun sejumlah rumah dan akses jalan mengalami kerusakan. Aparat bersama masyarakat terus melakukan pemantauan dan pembersihan di lokasi terdampak.
