Semangat Prajurit Kodim 0421/LS: Tekad Membangun Jalan Desa di TMMD ke-127

Pesawaran — Dengan sinar matahari yang terik menyinari Desa Tanjung Rejo, suara mesin molen bergema saat campuran semen, pasir, dan batu split siap dituangkan ke dalam angkong. Beban berat tersebut tidak menghalangi seorang prajurit dari Kodim 0421/Lampung Selatan yang dengan penuh semangat menggenggam pegangan angkong. Otot lengannya tampak menegang saat roda angkong berderit bergerak di tanah yang belum sepenuhnya rata. Satu dorongan, dua dorongan, meski nafasnya mulai memburu, langkahnya tetap mantap.

“Berat, Bang?” seru seorang warga sambil memberikan dorongan dari belakang. Prajurit tersebut hanya tersenyum tipis, keringatnya menetes.

“Kalau untuk jalan desa ini… tidak ada yang terasa berat,” ucapnya. Angkong yang berisi semen cor itu perlahan melaju menuju titik rabat beton. Setiap dorongan yang dilakukan prajurit tersebut bukan sekadar memindahkan adukan beton, tetapi mewujudkan harapan masyarakat agar jalan desa tidak licin saat hujan dan tidak berdebu saat kemarau.

Dengan seragam loreng yang basah oleh keringat dan sepatu yang terbalut lumpur, wajah-wajah prajurit itu memancarkan rasa bangga. Semen dituang, diratakan, dan dipadatkan sebelum angkong kembali ke molen untuk mengulang proses tersebut. Tanpa keluhan atau rasa lelah, makna dari TMMD ke-127 hadir secara nyata — bukan di ceramah atau rapat, tetapi melalui setiap dorongan angkong yang mengalir penyegaran bagi masyarakat. Proyek rabat beton ini lebih dari sekadar pembangunan; ia merupakan jalan menuju masa depan yang nyata, dan pada hari itu, di bawah langit desa, setiap dorongan angkong menjadi bukti pengabdian TNI yang tulus dalam membangun bersama masyarakat.