TNI Tingkatkan Pendidikan Anak Perbatasan Melalui Kegiatan Calistung di Oksop

Oksop, Pegunungan Bintang — Pos Oksop dari Yonif 751/Vira Jaya Sakti (VJS) yang tergabung dalam Satgas Swasembada, telah melaksanakan program belajar calistung (membaca, menulis, dan berhitung) untuk anak-anak di kawasan perbatasan. Kegiatan ini diadakan sebagai bagian dari pembinaan teritorial yang bertujuan untuk mencerdaskan anak bangsa agar mereka dapat memiliki masa depan yang lebih baik dan dapat menjadi generasi penerus yang tangguh. Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu, 22 Februari 2026.

Dalam proses pembelajaran, para prajurit mengajar dengan pendekatan yang interaktif dan bertahap, mulai dari pengenalan huruf, penyusunan suku kata, hingga dasar-dasar berhitung. Dengan suasana belajar yang menyenangkan, anak-anak diharapkan merasa lebih percaya diri, berani mencoba, dan termotivasi untuk terus belajar.

Letda Inf Prio Darma Nasa, sebagai Danpos Oksop, menegaskan bahwa pelaksanaan calistung ini adalah salah satu bentuk perhatian TNI terhadap pendidikan anak-anak di perbatasan. “Kami berkeinginan agar anak-anak Oksop memiliki dasar pendidikan yang kuat. Kemampuan membaca, menulis, dan berhitung akan meningkatkan rasa percaya diri mereka dalam mengejar cita-cita dan menghadapi masa depan yang lebih baik. TNI siap mendampingi mereka,” ujarnya.

Kegiatan calistung ini juga menampilkan ketulusan pengabdian dari prajurit di daerah perbatasan. Dengan penuh kesabaran dan dedikasi, anggota Pos Oksop berusaha untuk membangun kebiasaan belajar pada anak-anak serta menanamkan keyakinan bahwa pendidikan adalah kunci untuk mewujudkan cita-cita mereka.

Pos Oksop Yonif 751/VJS Satgas Swasembada menegaskan komitmennya untuk selalu berperan aktif dalam masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam mendidik dan membina generasi muda di perbatasan. Melalui kegiatan calistung ini, diharapkan tingkat literasi dan numerasi anak-anak meningkat, semangat untuk bersekolah tumbuh, serta kemanunggalan antara TNI dan rakyat semakin terjalin di Pegunungan Bintang.