Kemeriahan HUT ke-80 Persit dengan Lomba Permainan Tradisional di Makodim 1626/Bangli
Bangli – Dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Persit Kartika Candra Kirana, Persit Kartika Candra Kirana Cabang XXXIX Kodim 1626/Bangli Koorcab Rem 163/Wira Satya menyelenggarakan Lomba Permainan Tradisional yang meriah di Lapangan Makodim 1626/Bangli, Jalan Brigjen Ngurah Rai No. 69, Kelurahan Kawan, Kecamatan/Kabupaten Bangli, pada Minggu (8/1/2026).
Acara ini dihadiri oleh seluruh anggota Persit dan anak-anak dengan total peserta sekitar 50 orang. Di antara mereka, hadir juga Ketua Persit Kartika Candra Kirana Cabang XXXIX Kodim 1626/Bangli Koorcab Rem 163/Wira Satya, Ny. Kiki Arya Girinatha Utama, bersama Wakil Ketua Ny. Dewa Agung Yudawan dan jajaran pengurus lainnya.
Kegiatan dimulai dengan senam Maumere yang diikuti oleh semua anggota Persit, sebagai bentuk kebersamaan dan pemanasan sebelum perlombaan. Suasana gembira dan penuh semangat terlihat sepanjang acara.
Beragam permainan tradisional dipertandingkan, termasuk lomba coklak, karet, dan bentengan, yang diikuti oleh anak-anak dan ibu-ibu Persit. Permainan ini menghadirkan keceriaan serta menghidupkan kembali nilai-nilai budaya lokal yang mulai terlupakan oleh generasi muda.
Ketua Persit KCK Cabang XXXIX Kodim 1626/Bangli, Ny. Kiki Arya Girinatha Utama, mengungkapkan bahwa acara ini lebih dari sekadar perlombaan, melainkan sebagai sarana untuk mempererat silaturahmi antar anggota Persit dan keluarga. “Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kebersamaan dan menanamkan nilai sportivitas sejak dini,” ujarnya.
Senada dengan itu, Dandim 1626/Bangli Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini sebagai bentuk kekompakan dalam keluarga besar TNI. “Kegiatan ini sangat positif, melestarikan permainan tradisional yang mengandung nilai-nilai kebersamaan dan kerja sama,” katanya.
Acara ditutup dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba oleh Ketua Persit, diikuti sesi foto bersama sebagai kenangan peringatan HUT ke-80 Persit. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat hubungan kekeluargaan di lingkungan Persit dan menjadi momen pelestarian permainan tradisional di era modern.
