Longsor Tutup Total Jalur Ruteng-Reo, TNI dan Polri Siaga di KM 23
MANGGARAI – Sebuah bencana tanah longsor yang terjadi di Kilometer 23, tepatnya di Kampung Ganggu Awang, Kelurahan Pagal, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai, telah mengakibatkan jalur transportasi utama yang menghubungkan Ruteng dan Reo lumpuh total pada Senin (12/1/2026). Material longsor berupa tanah dan batu besar menutupi seluruh badan jalan, sehingga kendaraan baik roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas. Kejadian ini memutuskan akses logistik dan mobilitas warga di area tersebut.
Menanggapi situasi darurat ini, Sertu Frids Kadiwano, Babinsa Koramil 1612-01/Ruteng, langsung melakukan pengecekan lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat. Bersama Kapolsek Cibal, ia berkoordinasi dengan warga setempat untuk memasang barikade darurat di area longsor agar tidak ada pengendara yang melintas. “Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama kami,” tegasnya saat ditemui di lokasi.
Sadar akan pentingnya jalur ini, Babinsa melakukan koordinasi intensif dengan Pemerintah Kecamatan Cibal untuk menghubungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Manggarai. Tujuan dari langkah ini adalah mempercepat kedatangan alat berat, mengingat besaranya volume material longsor yang tidak memungkinkan untuk dibersihkan secara manual.
Sampai saat ini, arus lalu lintas di lokasi masih terhenti total, dengan antrean panjang kendaraan terlihat di kedua sisi jalan. Petugas gabungan TNI, Polri, dan masyarakat terus berjaga-jaga. Masyarakat dihimbau untuk mencari jalur alternatif atau menunda perjalanan mereka hingga proses evakuasi material selesai. Sinergi antara TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah diharapkan dapat dengan cepat memulihkan akses jalan Ruteng–Reo, sehingga aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat dapat kembali berjalan normal.
