Babinsa Koramil 09/Samatiga Koptu Ushuluddin Melaksanakan Kegiatan Komunikasi Sosial Dengan Warga Binaan di Desa Pucuk Lueng, Kecamatan Samatiga
ACEH BARAT – Dalam upaya berkelanjutan untuk meningkatkan hubungan antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan masyarakat setempat, Koptu Ushuluddin, seorang Bintara Pembina Desa (Babinsa) dari Koramil 09/Samatiga, secara aktif melaksanakan kegiatan komunikasi sosial dengan warga di Desa Pucuk Lueng, Kecamatan Samatiga. Inisiatif ini merupakan bagian dari strategi yang lebih luas untuk membangun kepercayaan, kerjasama, dan dukungan timbal balik antara militer dan warga sipil. Sabtu (05/01/2025)
Peran Babinsa sangat penting dalam menjaga perdamaian dan keamanan di tingkat akar rumput. Dengan terlibat dalam komunikasi rutin dengan warga desa, para Babinsa seperti Koptu Ushuluddin membantu mengidentifikasi dan menangani masalah lokal secara cepat. Interaksi ini tidak hanya mengenai masalah keamanan, tetapi juga mencakup aspek sosial, ekonomi, dan budaya kehidupan desa.
Dalam kunjungan terbarunya ke Desa Pucuk Lueng, Koptu Ushuluddin bertemu dengan para pemimpin komunitas, tokoh masyarakat, dan perwakilan pemuda untuk mendiskusikan berbagai topik, termasuk keselamatan umum, kesehatan, dan pendidikan. Diskusi ini dilakukan secara terbuka dan kolaboratif, dengan warga desa mengemukakan kebutuhan dan kekhawatiran mereka sementara Koptu Ushuluddin memberikan panduan dan dukungan. Dialog ini sangat penting untuk membangun komunitas yang tangguh yang dapat bekerja sama untuk mengatasi tantangan.
Salah satu hasil utama dari kegiatan komunikasi sosial ini adalah meningkatnya rasa aman dan percaya di kalangan warga desa. Mereka menghargai kehadiran TNI dalam kehidupan sehari-hari mereka dan merasa tenang mengetahui bahwa kekhawatiran mereka didengar dan ditangani. Hubungan positif ini adalah bukti dedikasi para Babinsa yang bekerja tanpa lelah untuk memastikan kesejahteraan warga yang mereka layani.
Selain itu, interaksi ini membantu TNI mengumpulkan wawasan berharga mengenai kondisi sosial-ekonomi desa-desa. Informasi ini sangat penting untuk merencanakan dan melaksanakan program pengembangan warga yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik setiap desa. Hal ini juga memungkinkan TNI untuk merespons dengan lebih efektif di masa krisis, seperti bencana alam atau kerusuhan sosial.
Inisiatif yang dipimpin oleh Koptu Ushuluddin juga menyoroti pentingnya menjaga tradisi dan nilai-nilai budaya. Dengan berpartisipasi dalam acara dan upacara lokal, para Babinsa menunjukkan rasa hormat terhadap adat dan praktik komunitas. Pertukaran budaya ini memperkaya baik personel militer maupun warga desa, membangun rasa kesatuan dan identitas bersama.
Kegiatan komunikasi sosial yang dilaksanakan oleh Koptu Ushuluddin di Desa Pucuk Lueng merupakan contoh nyata dari komitmen TNI untuk melayani rakyat. Dengan membangun hubungan yang kuat berdasarkan kepercayaan dan kerjasama, para Babinsa memainkan peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup warga. Upaya Koptu Ushuluddin dan rekan-rekannya di Koramil 09/Samatiga patut diacungi jempol, dan dedikasi mereka terhadap komunitas sungguh menginspirasi.
